Bahama adalah salah satu dari sedikit negara yang secara khusus melegislasi regulasi aset kripto melalui undang-undang tersendiri. Setelah Digital Assets and Registered Exchanges Act (DARE Act) disahkan pada tahun 2020, Securities Commission of The Bahamas (SCB) menjadi regulator utama di bidang ini. Artinya: menyimpan USDT dan menggunakannya melalui kartu virtual USDT di Bahama adalah hal yang secara hukum jelas legal — lebih jelas dibandingkan banyak negara Amerika Latin lainnya.
Namun, jatuhnya FTX yang berkantor pusat di Nassau pada tahun 2022 memunculkan pertanyaan tentang kemampuan regulasi Bahama. Respons SCB adalah DARE 2.0 pada tahun 2024: persyaratan modal yang lebih ketat, pemisahan aset nasabah, dan audit wajib. Regulasi memang diperketat, tetapi pintu tidak ditutup.
Kerangka Regulasi: DARE Act dan SCB
Regulasi aset kripto di Bahama dibagi antara dua lembaga:
- Securities Commission of The Bahamas (SCB): Bertanggung jawab atas lisensi bisnis aset digital (VASP), bursa, kustodian, serta pendaftaran dan pengawasan berkelanjutan terhadap penerbit stablecoin. Lihat selengkapnya di halaman digital aset SCB.
- Central Bank of The Bahamas (CBOB): Bertanggung jawab atas sisi mata uang fiat — termasuk Sand Dollar, mata uang digital bank sentral pertama di dunia — serta kepatuhan anti pencucian uang lembaga perbankan dan perusahaan kripto.
Keistimewaan DARE Act 2020 adalah pendekatannya yang mendahulukan legislasi sebelum penegakan hukum, mencakup hampir semua bentuk bisnis kripto: bursa, kustodian dompet, stablecoin, hingga ICO. Kelengkapan struktural inilah yang membuat Bahama umumnya dikategorikan sebagai “regulasi jelas, risiko hukum rendah” dalam penilaian kepatuhan internasional.
Bagi pengguna individu, tiga poin penting:
- Menyimpan USDT tidak memerlukan izin apapun — serupa dengan menyimpan dolar AS.
- Penyedia layanan wajib terdaftar di SCB — sehingga penerbit kartu yang melayani warga Bahama harus mematuhi regulasi tersebut.
- Persyaratan anti pencucian uang ketat — KYC, bukti sumber dana, dan pelaporan transaksi besar semuanya dijalankan sesuai standar lembaga keuangan.
Peringkat kepatuhan lengkap kami tersedia di saluran /compliance.
Kartu USDT Apa yang Tersedia di Bahama
Meski regulasi Bahama sudah jelas, dengan populasi sekitar 400 ribu jiwa, sebagian besar penerbit kartu tidak akan melakukan adaptasi kepatuhan khusus untuk pasar ini. Pilihan yang tersedia terpusat pada produk internasional “cakupan global, termasuk Karibia”:
- Crypto.com Visa: Mencakup sebagian besar negara Karibia. Mengisi alamat Bahama saat KYC umumnya dapat disetujui. Perlu diperhatikan bahwa staking CRO diperlukan untuk membuka tingkat tertentu.
- BitPay Card: Utamanya berbasis di AS, tetapi menerima sebagian penduduk di luar AS. Ada kasus berhasil dari pengguna Bahama di masa lalu — bergantung pada kebijakan saat pengajuan.
- Wirex: Versi internasional menerima warga Bahama dengan penyelesaian yang stabil.
MPCard Asia Elite pilihan editor kami berfokus pada jalur Asia-Pasifik dan bukan pilihan utama bagi warga Bahama — lebih cocok untuk pengguna yang aktif di kawasan Asia-Pasifik.
Jika kebutuhan utama Anda adalah biaya terendah daripada kesesuaian regional, bandingkan di /best/lowest-fee.
Pengisian Saldo dan Lingkungan Pembayaran Lokal
Dolar Bahama (BSD) dipatok 1:1 dengan dolar AS, yang sangat menguntungkan pengguna kripto — karena penyelesaian dasar sebagian besar kartu USDT adalah dalam USD, sehingga setoran BSD hampir tidak menimbulkan gesekan nilai tukar.
Jalur pengisian saldo yang umum digunakan:
- Bursa internasional → penarikan USDT on-chain → isi saldo kartu. Coinbase dan Kraken menerima identitas warga Bahama.
- OTC lokal: Nassau memiliki sejumlah kecil VASP berlisensi yang menyediakan layanan penukaran tunai BSD ke USDT, tetapi spread biasanya tidak rendah.
- Transfer bank untuk membeli stablecoin: Bank lokal di bawah pengawasan CBOB cukup ketat dalam memeriksa transfer terkait kripto — pastikan mencantumkan tujuan transaksi dengan jelas.
Langkah umum proses pengisian saldo tersedia di panduan top-up USDT.
Pajak: Keunggulan Khusus sebagai Yurisdiksi Pajak Rendah
Bahama adalah yurisdiksi pajak nol yang terkenal: tidak ada pajak penghasilan pribadi, tidak ada pajak keuntungan modal, dan tidak ada pajak warisan. Artinya penggunaan kartu USDT untuk pengeluaran sehari-hari, atau mengkonversi aset kripto ke BSD/USD, umumnya tidak menimbulkan peristiwa kena pajak.
Namun ada beberapa pengecualian yang perlu diperhatikan:
- PPN (Pajak Pertambahan Nilai): Pedagang yang menerima pembayaran kripto dalam transaksi komersial wajib membayar sesuai ketentuan.
- Pajak terkait properti: Bea meterai dan pajak properti tidak dibebaskan karena metode pembayaran berbeda.
- Status residen pajak: Jika Anda hanya tinggal sementara di Bahama, Anda mungkin masih tunduk pada hukum pajak negara asal Anda.
Informasi resmi tersedia di Bahamas Department of Inland Revenue. Bagian ini bukan merupakan nasihat pajak atau hukum. Konsultasikan dengan profesional berlisensi.
Rekomendasi Editor
Lakukan:
- Utamakan penerbit kartu yang sudah berlisensi dalam sistem SCB atau memiliki lisensi di beberapa negara Karibia.
- Isi alamat Bahama dengan benar saat KYC — ini adalah zona ramah kepatuhan, tidak perlu cara alternatif.
- Pantau detail implementasi DARE 2.0, terutama ketentuan terkait pemisahan aset nasabah.
Jangan:
- Jangan anggap “Bahama tidak memiliki pajak penghasilan” otomatis berarti “semua aktivitas kripto bebas pajak” — kegiatan komersial dan hukum pajak negara asal bisa tetap berlaku.
- Jangan gunakan “layanan OTC lokal” kecil yang tidak terdaftar di SCB — setelah FTX, SCB secara signifikan memperketat tindakan terhadap operasi tanpa izin.
- Jangan asumsikan semua penerbit kartu menerima warga Bahama — periksa daftar negara KYC sebelum mengajukan permohonan.
Diskusi umum mengenai pembekuan regulasi dan risiko penerbit kartu tersedia di /risks/regulatory-freeze dan /risks/issuer-bankruptcy — kasus FTX dalam artikel terakhir sangat relevan bagi pengguna di Bahama.